Rabu, 19 November 2014

MENITI JALAN KEPUSTAKAWANAN

KULIAH TAMU
MENITI JALAN KEPUSTAKAWANAN
Oleh : BLASIUS SUDARSONO
Pembelajar kepustakawanan kepada Kappa Sigma Kappa indonesia

KEPUSTAKAWANAN INDONESIA
Empat pilar penyangga   
     1. Kepustakawanan adalah panggilan hidup   
     2. Kepustakawanan adalah semangat hidup 
     3. Kepustakawanan adalah karya pelayanan 
     4.  Kepustakawanan adalah profesional
Lima daya utama 
     1. Berpikir kritis, analitis dan kritis 
     2. Berkemampuan membaca 
     3.  Berkemampuan menulis 
     4. Berkemampuan wirausaha 
     5. Menjunjung etika

Senin, 17 November 2014

Pusat Sumber Belajat di Rumah Pintar Universitas Brawijaya



PUSAT SUMBER BELAJAR DI RUMAH PINTAR BRAWIJAYA

IDENTITAS PUSAT SUMBER BELAJAR
Nama                    : Rumah intar Brawijaya Universitas Brawijaya
Jenis                      : Rumah pintar
Kepemilikan        : Universitas Brawijaya
Alamat                  : Kamus UB  Jl. Veteran Kec. Lowokwaru Kota Malang
Telp                      :  (0341) 557901

DESKRIPSI FISIK 
Fasilitas                : Taman baca, Komputer, mobil pintar, perpustakaan keliling
koleksi                  : koleksi umum seitar 9000 eksemplar
Perabot                 : Meja dan kursi kerja, meja dan kursi untuk anak-anak, dll.


PROFIL  RUMAH PINTAR UNIVERSITAS BRAWIJAYA

            Rumah pintar Universitas Brawijaya merupakan realisasi dari cita-citamulia yang diprakarsi oleh ibu Negara Hj.Ani Susilo Bambang Yudhoyono yang tergabung dalam SKIB (Solitaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu), merupakan salah satu solusi persoalan pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa dan mengembangkan kualitas masyarakat Indonesia.
            Sebagai salah satu institusi yang berorientasi pada pengembangan kualitas pendidikan, melalui Tridharma perguruan Tinggi yang ketiga yaitu

Kamis, 13 November 2014

automasi perpustakaan



IMPLEMENTASI AUTOMASI PERPUSTAKAAN SEKOLAH
Oleh
Eva Devita Emilia Siswanti
Mahasiswa D3 Perpustakaan UM
LATAR BELAKANG
Perpustakaan merupakan tempat penyimpanan buku-buku, majalah, dan informasi aktual lainnya, yang dibutuhkan pada saat seseorang ingin menambah pengetahuan dari tulisan tersebut.Kehadiran perpustakaan bagi masyarakat bukan hanya menambah pengetahuan saja tetapi juga dapat membantu mencipatakan teknologi sederhana di dalam melakukan pekerjaannya.Konsep perpustakaan yang komvensioanal seperti di atas telah berubah secara dramatik pada beberapa tahun belakangan ini. Di negara-negara yang sudah maju, informasi yang ada pada suatu perpustakaan dapat di akses di rumah, di kantor, di ruang kuliah, atau di tempat-tempat lain, dan pada waktu kapanpun kita mau. Hal ini dapat terjadi karena perpustakaan konvensioanal, yang sebelumnya hanya merupakan tempat penyimpanan buku-buku yang secara pasif menunggu pembaca, menjadi suatu pusat informasi yang secara proaktif berada dimana-mana.